Popular Posts

AC01

Tuesday, January 27, 2009

Hot Info - Modus Teror Penipuan

Pada hari minggu tanggal 18 Januari 2009 lalu, rekan saya mang ED’S mengirimkan email informasi mengenai adanya teknis/modus penipuan gaya lama tapi dengan cara baru. Teknik penipuan dengan cara kotor menggunakan Teror dan Teknologi seluler yang canggih.

Catatan : "posting ini bersifat informatif dan bertujuan untuk menambah wawasan kita dalam meningkatkan kewaspadaan dari hal-hal negatif yang tidak kita inginkan "

Berikut ini cuplikan dari email tersebut :

Awal Januari ini sekitar jam 11 siang seorang ibu muda (kita sebut IM) ditelpon dari seseorang yang mengaku (oknum) petugas . dimana petugas tersebut mengkroschek nomor HP lalu meminta HP nya untuk dimatikan selama 1jam. petugas beralasan bahwa no hp ini sudah digunakan oleh sindikat Narkoba., sehingga dalam rangka penyidikan dan pelacakan diminta untuk mematikan HP,

Saat itu IM (ibu muda) bingung dan juga mulai curiga, sehingga tidak langsung percaya serta TIDAK mematikan hp,
1 menit kemudian telpon berdering lagi (dg no yang sama), tapi tidak IM angkat. lalu kembali berdering dan terus tidak berhenti .

emudian IM langsung telpon kantor Polisi dan melaporkan kejadian tentang telpon dari orang yang mengaku petugas seperti tersebut diatas. pihak kantor polisi menginformasikan bahwa tidak ada petugas seperti itu,

pada saat itu hp saya bunyi terus dari nomer yang sama, dan terus tidak saya angkat.

Kemudian Imbu menelpon sang suami yang kebetulan sedang berada di luar kota. dan menceritakan tentang kejadian telpon itu dan make sure kalo dia baik-baik aja serta diminta hati-hati.

saat itupun Hp si Ibu muda masih saja bunyi

IM kemudian menghubungi security komplek tempat tinggalnya yang kebetulan dibawah pengawasan langsung dari Polda, Setelah lapor, pihak security langsung menelpon ke kantor Polda Bagian Narkoba. informasi yang didapatkan adalah tidak ada petugas bernama S serta tidak ada kegiatan penyidikan yang mengharuskan mematikan hp. Jadi dalam hal ini si ibu benar-benar merasa dan bertambah curiga. " ini
pasti penipuan.. tapi siapa yang ditipu..???.

Hp si ibu masih terus bunyi dari nomer yang sama, memang orang itu gak kenal menyerah.....

IM kemudian menelpon saudara-saudara dan sahabat-sahabatnya di Jakarta . Kemudian ada telpon masuk lagi tapi kali ini dari mertua yang tinggal di luar kota, beliau langsung bertanya "Halo kamu baik-baik aja kan ..??" "Iya ma.. emang knapa...???" "Lho tadi papamu telpon katanya kamu kecelakaan.. "

MasyaAllah.. ...

Ternyata penipu itu menipu orang tua IM yang ada di luar kota ....!!!! Langsung saat itu IM menelpon orangtuanya,

Orangtua IM bercerita bahwa tadi ditelpon dari seseorang di Jakarta yang mengaku (oknum) petugas . ia bilang kalau anaknya mengalami kecelakaan tabrakan dgn mobil tanki pertamina, sekarang luka parah di RS. orang tersebut memberikan no telpon RS dan meminta Ayah IM berbicara dengan langsung dengan dr. L,

Orang yang mengaku dr L mengaku telah merawat IM dan menerangkan secara medis bahwa kondisi IM sangat parah serta membutuhkan pengobatan dimana diterangkan obat yang dibutuhkan saat itu tidak tersedia di Jakarta. Obat-obat dan pen untuk patah kaki hanya ada di apotek Singapore dengan biaya sekitar Rp.21 juta. dia pun minta untuk ditransfer pada saat itu juga.

Karena urusan transfer-mentransfer uang, Ayah IM masih belum percaya, beliau mencoba menghubungi HP. IM kembali. saat itu ada oarng yang mengaku teman suami IM bernama A memberi tahu kalau ia diminta untuk sementara menjaga rumah yang kosong.. Si A juga bercerita kalau tadi ada petugas yang datang ke rumah mengabari kecelakaan yang terjadi pada IM.

Orang tua IM pun mulai panik, dan sudah mulai percaya.

sebelum menyiapkan uang sebesar Rp. 21 juta

yg diminta Orang Tua IM mengabari besan (mertuanya IM) yang kebetulan tinggal satu kota,

Alhamdulillah. .....simertua ingat kalau suami IM sedang tugas di luar kota, tapi kok bisa ada di rumah sakit...????


saat itu telpon dari sang dokter L terus-menerus berdering meminta untuk segera mentransfer uang pengobatan .

Orang tua dan mertua IM memberi kabar saudara-saudara lainnya di Jakarta dan meminta mengecek kebenaran telpon tadi. Tapi anehnya mereka tidak bisa menghubungi no hp IM padahal saat itu sedang tidak dimatikan .


Kemudian terakhir kalinya orang yang mengaku dokter L tadi menelpon kembali dan menanyakan transfer uang, kebetulan diterima adik IM yang langsung menjawab bahwa Kakaknya sudah dicover oleh Asuransi, jadi nanti masalah biaya-biaya, Asuransi yang urus semuanya". Telpon langsung terputus dan orang tersebut tidak menteror kembali.

Ada beberapa pertanyaan atas kejadian tersebut :


1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan menyadap no telpon IM juga orang tua IM. bahkan setiap telpon kamanapun, telpon telpon tersebut yang angkat adalah sang penipu-penipu itu.

2. Darimana penipu itu bisa tahu data IM dan orang tuanya, termasuk juga posisi IM yang berlainan kota dengan orang tuanya? Mungkin gak sih data-data tersebut bocor. Atau mungkin gak dari HP yang pernah di service.

3. Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no telp Pra Bayar bisa
dikloning & didouble line...??? Bagaimana dengan pasca bayar?

4. IM juga sudah melapor kejadian tersebut kesalah satu operator seluler dan informasinya sedang diinvestigasi, karena banyaknya pengaduan tentang hal ini,

5. So... kalo ada temen-temen yang tau tentang teknologi canggih yang digunakan untuk penipuan ini, terutama teman-teman yang bekerja di operator seluler , mungkin bisa bagi-bagi ilmunya. paling tidak nextimenya bisa diantisipasi sedini mungkin.
mengingat modus penipuan ini sebenarnya sudah pernah terdengar, dengan kerugian yang cukup besar.


1 comment:

Hendy & Mei Ling Ellen Sandria & Erica Sandria said...

Saya sangat berterima kasih sekali atas informasi yang telah di sampaikan

Saya ( Hendy ) teman baru mu ini di dalam menjalankan hidup di jaman yang semakin GILA
hanya selalu akan belajar memperkaya jati diri dan akan selalu memohon hanya kepada ALLAH SWT
agar selalu melimpahkan kasih sayang Nya , perlindungan Nya dan pengampunan Nya

Saya dan rumah tangga yang saya bina telah memasrakan hidup kami hanya kepada Nya
Kami percaya kejadian di dalam hidup ini adalah :

Hikmah - Hukuman - Peringatan - Petunjuk bagi kami atas apa yang telah kami perbuat terhadap ciptaan Nya yang lain

RECENT POST

For You - Money Online

Daftar ke PayPal dan langsung menerima pembayaran kartu kredit.
script src="http://widgets.technorati.com/t.js" type="text/javascript"> View blog authority